Kamus istilah sneakers

17523

Setiap culture dan negara memiliki slang (bahasa gaul) yang unik dalam berbagai hal. Begitu juga dengan sneakers, para sneakers enthusiast menggunakan berbagai istilah-istilah tongkrongan untuk berkomunikasi sehari-hari dengan sesama sneakers enthusiasts. Yaa walaupun belum semua, tapi nih BC kasih sebagian definisi kata-kata di bidang persepatuan yang bisa menambah pengetahuanmu.

Sebagian istilah tidak hanya relevan untuk dunia sneakers saja, namun juga bidang-bidang lain seperti streetwear, fashion, dll.

Deadstock (DS) adalah salah satu istilah yang paling sering digunakan oleh sneakerheads. Istilah ini mengimplikasikan kalau sepatu yang sedang dijual adalah dalam kondisi baru (brand new) dan tidak pernah dipakai (worn) atau dicoba (tried on).

Very Near Deadstock (VNDS) adalah jika sepatu sudah dipakai tapi kondisinya mendekati baru / deadstock.

Near Deadstock (NDS) adalah jika sepatu sudah dipakai beberapa kali dan sudah menunjukkan tanda kalau dipakai (seperti agak kotor misal) tapi bisa mendekati deadstock kalau dibersihkan dan di-touch up lah intinya.

Limited Edition (LE) adalah sepatu yang diproduksi dalam jumlah terbatas dan hanya bisa dibeli di sedikit sekali retailer.

Player Exclusive (PE) adalah sepatu yang diproduksi di bawah supervisi seorang atlet tertentu dan dibuat customized dengan pola atau warna yang didesain sesuai tim/negara/afiliasi/preferensi sang atlet.

Skateboard (SB) adalah sebuah lini sepatu yang didedikasikan untuk Skateboarding.

Original (OG) adalah sepatu yang dirilis pertama. Sering digunakan untuk sepatu-sepatu Nike. Detailnya kamu bisa menuju ke Arti “OG”.

Air Max (AM) adalah teknologi yang diperkenalkan Nike pada 1987 pada Nike Air Max 1. Sepatu ini dilengkapi dengan sebuah air cushioning yang terletak di bawah kaki.

Special Edition (SE) adalah sepatu yang memperingati hal tertentu dan dirilis dalam jumlah terbatas. Juga sering digunakan untuk sepatu-sepatu Nike.

Reflective Material (3M) adalah sebuah teknologi reflektif yang sering diaplikasikan dalam sneakers buatan korporat Minnesota Mining and Manufacturing Company.

ACG (All Conditions Gear) adalah sebuah koleksi yang diproduksi oleh Nike yang berfokus pada olahraga outdoor seperti mendaki gunung dan berjalan jarak jauh. Koleksi seri ACG terkenal pada material yang digunakan, yang biasanya tahan di berbagai kondisi cuaca.

Jordan Brand (JB) adalah sebuah lini sepatu dari Michael Jordan. Juga terasosiasi dengan trademark Air Jordan.

No Fly Wire (NFW). Model-model Nike yang futuristik disertai dengan material flyer wire spesial, beberapa pasang yang diasosiasikan dengan material tersebut namun tidak diproduksi dengan material tersebut, dikategorikan dalam NFW.

HTM merupakan sepatu-sepatu yang didesain oleh Hiroshi Fujiwara, Tinker Hatfield, dan Mark Parker. Kalau gak ngeh, HTM diambil dari huruf pertama dari setiap desainer.

Cool Gray / Cool Grey (CG) biasanya digunakan saat lagi membahas Air Jordan 3, 4, 9, atau 11.

Lifestyle (LS) adalah rilisan spesial yang biasanya dihubungkan dengan Jordan Brand yang mana koleksinya biasanya apparel/clothing dan sneakers yang senada. Biasanya juga, rilisan ini terbatas.

Defining Moments Package (DMP) adalah sebuah paketan yang terdiri dari Air Jordan XI dan Air Jordan VI. Rilisan ini menandai dua poin pivot dalam karir Michael Jordan.

Air Force 1 (AF1) adalah salah satu sepatu trendsetter yang tersedia dalam colorway putih/putih hingga lebih dari 3000 colorway random lainnya. Sepatu ini merupakan keluaran Nike dan jadi salah satu model sepatu terlaris sepanjang masa.

Grade School (GS) merupakan sepatu yang (pada umumnya) diperuntukkan untuk balita dan anak-anak sampai SD. Istilah yang dipopulerkan oleh Nike. Tapi meski begitu, bukan berarti orang dewasa ga bisa pake, karena BC sendiri punya kok dan muat-muat aja. Biasanya size GS adalah mulai EUR 35-40.

General Release (GR) adalah sepatu yang tersedia di hampir semua retailer sneakers, bukan merupakan model terbatas, dan bisa didapatkan cukup mudah di hari yang sama ketika rilis.

Blue Ribbon Sports (BRS) adalah perusahaan footwear original yang dibangun oleh Phil Knight, yang merupakan cikal bakal dari Nike.

New In Box (NIB) adalah sepatu yang tidak pernah dikeluarkan dari packaging originalnya.

Collaboration (X) adalah istilah yang umum digunakan perusahaan footwear dan brand streetwear untuk berkolaborasi dalam projects. Sebagai simbol kolaborasi, ‘X’ digunakan di antara kedua nama brand. Contoh: adidas X 10 Deep.

Heat merupakan istilah yang digunakan untuk menandai model sepatu yang susah ditemui dan sudah tidak tersedia lagi di toko retail.

Holy Grail merupakan sepatu yang memiliki baik nilai sentimentil maupun monetary bagi pemiliknya dan lebih spesial dari semua sepatu koleksinya.

Sample adalah sepatu yang digunakan baik sebagai tujuan promosional atau uji coba pemakaian.

Prototype adalah sebuah sample yang tidak pernah dirilis ke publik dan biasanya hanya digunakan untuk uji coba pemakaian.

B-Grade adalah sepatu dengan minus yang bisa kamu beli di outlet store pabrikan dengan harga yang biasanya lebih murah.

Beater adalah sebutan untuk sepatu yang digunakan sehari-hari (daily basis) tanpa tiap hari dirawat.

Retro adalah sepatu yang dirilis ulang dan dibuat berdasarkan spesifikasi asli dari model OG nya.

Quickstrike adalah sepatu yang dirilis dalam jumlah terbatas dalam retail store tertentu.

Hyper strike adalah sepatu yang dirilis dalam jumlah sangat terbatas dan tidak diiklankan/dipromosikan hingga sepatu tersebut siap dijual ke publik.

Bred awalnya merupakan sebutan untuk sepatu Jordan dengan colorway hitam dan merah. Black and red. Tapi sekarang digunakan tidak hanya untuk Jordan.

P-Rod merupakan lini sepatu yang diprakarsai oleh Paul Rodriguez.

Hype adalah sepatu yang mendapatkan banyak perhatian sebelum tanggal rilisnya.

Hypebeast adalah seseorang yang tertarik pada streetwear culture dan memakai beberapa item-item mahal dan langka yang tersedia. Lengkapnya bisa dilihat di Arti Kata Hypebeast.

Steal deal adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan bahwa (biasanya) item yang dijual memiliki harga yang menguntungkan/lebih rendah dari pasaran.

Under retail adalah istilah yang digunakan penjual ketika sepatu yang dijualnya kondisinya BNIB namun harganya di bawah harga toko resmi/retailnya.

Retail store adalah toko resmi yang mendapatkan lisensi agar menjualkan barang sesuai harga standar dari agen distributor. Laba mereka berasal dari pembelian borongan, pasti ada diskon wholesale sesuai katalog yang mereka borong. Untuk menjadi toko resmi pasti ada syarat, contoh kalo Vans, dia ga akan bisa jualin vans lainnya selain dari PT Navya (importir resmi Vans).

Reseller adalah membeli barang dengan harga normal, lalu dinaekin sendiri harganya. Contoh nih si reseller borong vans dari toko seharga Rp700.000, dan dijual lagi, dinaekin harganya jadi Rp800.000.

Kompo/Komponen adalah istilah yang biasanya dipakai untuk sepatu/barang kw yang bahan/materialnya sama dengan original, tapi proses pembuatan/pengerjaannya bukan di pabrik resmi alias home industry pihak lain. Karena ga ngikut SOP produksi pabrik resmi, ya biasanya ada yang luput lah kualitasnya. Yang paling umum sih, lem-nya gak tahan lama. Kalau dipikir-pikir kompo ini mirip UA/PK ya, hanya saja prakteknya biasanya untuk produksi yang di Indonesia.

Disclaimer ON awalnya adalah istilah yang diketahui BC dari komunitas saham, kemudian BC adaptasi sendiri untuk bales-balesin komen. Mirip-mirip sama slang Internet IMO, IMHO gitu sih. Contohnya, ada yang nanya: “toko sneaker abcdsneakersori ini original gak?” Terus ada yang jawab “ori, disclaimer on”. Maksudnya, waktu si penjawab ini bilang ori ya itu ori pada saat si penjawab nyambangin/stalk tokonya. Kalau ternyata beberapa waktu kemudian si abcdsneakersori ini menyalahgunakan kepercayaan ya sudah bukan tanggung jawab si penjawab tadi lagi… semoga Tuhan melindungi kita semua dari orang-orang picik yang terkutuk.

Ada request istilah yang harus didefinisikan lagi? Silakan komen 😀