Pengalaman donasi sepatu

Di bulan penuh berkah ini, tendensi untuk bersedekah (sekaligus bebersih) jadi meningkat. Salah satu bentuk sedekah yang bisa dilakukan (dan masih relevan dengan bootlegculture) ya mendonasikan sepatu yang sudah tidak terpakai. Gak harus yang sudah tidak kepake sih, pokoknya sepatu. Sneakers. Ya apa ajalah alas kaki pokoknya.

Kali ini saya bakal sharing pengalaman mendonasikan sepatu. Udah lama sih, tapi bukan bootlegculture dong namanya kalo postingnya gak telat.

Orang-orang baik yang rela meluangkan waktunya buat menyalurkan sepatu dan pakaian bagi yang membutuhkan ini gak banyak. Menurut saya, yang banyak ya yang dalam bentuk uang. Kalo yang dalam bentuk barang ini gak semua penyalur mau, karena emang nyalurinnya lebih ribet.

Donasi sepatunya waktu itu di mana?

Lewat Kride Lab. Pada dasarnya mereka kerjaan utamanya ngerepair dan custom footwear. Tapi mereka juga punya movement #DonasiSepatu yang cocok banget lah dengan tujuan postingan ini.

4,345 Followers
Follow

Caranya gimana?

Langsung hubungi aja mereka. Saya waktu itu gak ribet kok, cepet. Diberi alamat untuk ngirim sepatunya. Ya udah langsung saya paketin, dan mereka terima terus didistribusikan ke yang butuh deh. Waktu itu ngirim sepatu apa? Salah satu Vans Era Japmar collab.

Kalau kurang puas dengan info yang saya berikan ini, ngobrol aja lebih lanjut tentang kriteria sepatu yang mereka terima itu kayak gimana. Bakal dikirim kemana, dsb interogasi aja sendiri lah ya hehehe. Saya sih percaya-percaya aja.

Apakah mereka trusted?

donasi sepatu

Ya dong. Mereka juga mendokumentasikan sebagian kegiatan donasi sepatu mereka di Instagram Highlights mereka.

Terima kasih ya Kride Lab bersedia jadi orang baik. Sukses selalu lah pokoknya. Membantu banget, terutama bagi orang-orang yang awkward dengan charity events seperti kami ini.

Udah gaes. Simpel kan? Hayo buruan chat mereka aja. Semoga terbantu ya.