Biodata

MALANG — Dilansir dari bootlegculture.com (22/09), bootlegculture, kalau dibedah secara harfiah…

‘bootleg’ memang banyak artinya, tapi yang dimaksud dalam konteks kali ini adalah… gampangnya bootleg itu sesuatu yang tidak original, alias tiruan. KW. Palsu.

Sedangkan ‘culture’ ya budaya.

Apa ya… Di Indonesia, semua yang berkaitan dengan barang bootleg itu seakan sudah mendarah daging. Bahwa tidak ada yang salah dengan memakai, membeli, menjual produk KW.

Beda dengan di… mana ya. Katakanlah, Paris. Yang waktu masuk imigrasi di bandara saja bakal dilucuti kalau ketahuan pakai produk fake.

Bahkan, pengguna produk kw di Indonesia menjadi mayoritas. Minoritas, yang berjuang menggunakan produk original, acapkali dianggap sombong.

  • Ah ngapain beli sepatu / baju / tas / dll. mahal-mahal. Yang penting fungsinya. Apalagi sepatu, mahal-mahal kok diinjak-injak.
  • Iya sih duit-duit lo sendiri emang. Tapi kenapa gak dibuat sedekah?
  • Bedanya gak jauh kok kw sama ori.
  • Sok suci lo pake nyombongin fashion ori lo di IG. Emang Windows lo ori? Spotify ori? Masih suka download film bajakan?

Maha benar society (dan netizen) dengan segala perkataannya.

Sebenarnya segenap tim bootlegculture juga tidak se-idealis itu. Kami juga tidak ngejudge #TimOri maupun #TimKW karena itu pilihan masing-masing individu.

Justru, tujuan bootlegculture ini ingin membahas semuanya. Atas dasar suka. Suka belanja, suka mengamati. Sebagai manusia yang sejak lahir hidup di negara super konsumtif bernama Indonesia, ya inilah yang kami lakukan. Meski kecil, semoga nantinya pengguna original bisa jadi mayoritas di negeri ini.

Pidato dari founder

Kalau mau menghubungi saya dan tim, silakan langsung aja ya! Ga usah sungkan-sungkan, malah paling saya yang sungkan sama kalian hehe. <Kontak>

Terima kasih telah membaca sampai akhir. Love you all!

Tautan pendukung:

  • laman ini tapi versi lama 1 / 2